entah apa judulnya

ada seorang laki-laki , umurnya hampir 17 tahun . namun diusianya yang sekarang ini ia bisa dikatakan belum menemukan seorang teman yang dianggapnya cocok , bukan karena ia tidak ingin mempunyai teman tetapi ia tidak bisa membuka dirinya kedunia luar.

oke kita flashback dulu ...
sebenarnya dulu ia tidak seperti ini pada saat kecil ia mempunyai teman main dan bahkan temannya bisa dikatakan cukup banyak . pada saat itu adalah masa terbaik untuknya karena ia menghabiskan waktu untuk temannya.
masalah mulai muncul ketika ia mengenal yang namanya cinta , ia tidak lagi menjadi seorang teman yang baik . waktu untuk temannya semakin berkurang karena perempuan.
dan tahun terakhir disekolahnya adalah tahun yang paling buruk untuknya .. ia tidak lagi  mempunyai waktu untuk bermain dengan temannya dan teman-temannya meninggalkan dia.
dihari kelulusan ia dihadapi dua pilihan , yaitu melanjutkan sekolah yang sama dengan teman-temannya atau sekolah yang sama dengan pacarnya .. dan egoisnya ia memilih melanjutkan sekolah yang sama dengan pacarnya...
beberapa bulan berlalu setelah ia menjadi anak smp ... disaat itu hal buruk terjadi kepadanya .. ia putus dengan pacarnya dan yang lebih menyakitkan disaat itu ia ternyata hanya dimanfaatkan untuk menjadi pelampiasan doang .. tentu saja perasaannya sangat menyakitkan  ... dan setelah itu ia baru merasakan bahwa ia telah menjadi orang yang sangat berbeda .. 
ia menemui teman-temannya yang dulu dan tentu saja untuk meminta maaf setelah apa yang ia lakukan kepada mereka .. dan salah satu temannya mengatakan kepada dia ''kamu hanya pintar dalam pelajaran tetapi kamu sangat bodoh dalam pertemanan''
semenjak itu ia tidak bertemu lagi dengan mereka .. ia menjalani hidupnya di sekolah hanya sendirian .. ia tidak berani untuk mencari teman baru .. ia sangat ketakutan setelah apa yang terjadi .. ia sangat frustasi .. 
teman-temannya yang dulu ketika mendengar kondisinya yang sekarang mereka datang untuk menghibur dia .. karena ini yang dinamakan teman ...
entah kenapa walaupun seperti itu ia masih belum bisa membuka dirinya untuk orang lain .. ia berjuang sendirian sampai ia lulus smp ...
ketika ia SMK ia mulai mencoba untuk mencari seorang teman .. ia mulai mendekati orang lain .. tetapi tidak ada satupun yang ia anggap adalah seorang teman .. ya satu tahun itu ia lalui sendirian  tanpa seorang teman .. ditahun kedua ia berusaha mencari seorang teman lagi .. ia berkenalan dengan teman barunya .. dan awalnya ia merasa cocok dengan teman barunya namun setelah beberapa bulan ternyata teman barunya itu mempunyai sifat yang tidak disuka olehnya .. dan itu membuatnya sakit hati .. 
ia tidak lagi ingin mencoba mencari teman .. jujur dalam hatinya ia ingin seperti orang lain .. ia ingin bisa bergaul lagi .. ia ingin bisa berbaur dan dapat bersosialisasi dengan baik lagi ..
ia tidak ingin dianggap ga normal lagi dan ia tidak ingin orang-orang disekitarnya berpikir hal negatif kepadanya .. ia tidak ingin sendirian lagi .. ia tidak ingin dirinya berpikir selalu ingin bunuh diri ..